MAKALAH  PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

TENTANG

SEJARAH ISLAM DI INDONESIA

 

DISUSUN OLEH : KELOMPOK 10

NAMA : REBI FIRMANSYAH            NIM : A1C211062

          REIHAN PRADIMA                        A1C2110

          RIAN AVINASH                              A1C2110

DOSEN PENGAMPU  : AHMAD HARIANDI, S.Pdi.,M.Ag

KELAS REGULER B

PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA 2011

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

ISLAM DI INDONESIA

 

Islam diindonesia memiliki karakteristik yang unik. Hal itu tidak terlepas dari pengaruh sejarah dimana islam masuk ke indonesia melalui bermacam cara serta budaya para pembawanya. Akan tetapi,justr keragaman tersebut memberi warna pada perkembangannya di kemudian hari. Meski demikian,Islam sebagai ajaran yang universal,tetap berpegang pada jalurnya.Dengan kata lain,corak budaya lokal disesuaikan dengan inti ajaran islam yakni tauhid.

 

A.SEJARAH MASUKNYA ISLAM DI INDONESIA

 

Islam diindonesia masuk dan berkembang melalui jalur pelayaran di daerah semenanjung malaka,dan pantai barat indonesia(kini pulau sumatera dan jawa).Cikal bakal keberadaan islam di nusantara telah dirintis pada abad ke-1 hingga ke-2 Hijriah atau abad ke-7 hingga ke-8 Masehi. Pada periode ini,para pedagang dan mubalig muslim,membentuk komunitas islam.Para mubalig ini memperkenalkan dan mengajarkan islam kepada penduduk setempat antara lain:

1.Islam mengajarkan sesama manusa untuk saling menghormati dan tolong menolong.

2.Islam mengajarkan bahwa derajat manusia dihadapan allah adalah sama,kecuali takwanya.

3.Islam mengajarkan bahwa Allah SWT adalah Tuhan yang maha esa,maha pengasih dan penyayang

Dan melarang manusia untuk saling berselisih dan bermusuhan.

4.Islam mengajarkanagar manusia menyembah Allah SWT dan tidak menyekutukan-NYA serta

Senantiasa berbuat baik terhadap sesama manusia.

 

Ajaran islam ini sangat menarik perhatian masyarakat indonesia dengan pesat karena penuh hikmah dan kedamaian. Setiap perilaku para pedagang dan mubalig yang ramah,jujur dan dermawan menjadikan penduduk setempat merasa simpati dan tidak keberatan anak-anak mereka menikah dengan par saudagar tersebut.Acepengislaman penduduk h daerah paling barat indonesia  adalah yang pertama sekali menerima agama islam.Bahkan di acehlah kerajaan islam pertama kali berdiri yaitu samudera pasai.

Oleh karena itu,diperkirakan proses islamisasisudah berlangsung sejak persentuhan itu terjadi.

Penyebaran Islam di samudera pasai,aceh terjadi pada pertengahan abad ke-13M sehingga perkembangan masyarakat muslim dimalaka semakin pesat .Pesatnya islamisasi pada abad ke 13-15 Masehi juga disebabkan karena surutnya kekuatan dan pengaruh kerajaan-kerajaan hindu-budha di nusantara seperti majapahit,sriwijaya dan sunda.

Thomas Arnold dalam The preaching of islam mengatakanbahwa kedatangan islam bukanlah sebagai penakluk seperti halnya bangsa portugis dan spanyol.Islam datang ke asia tengara dengan jalan damai,tidak dengan merebut kekuasaan politik.islam masuk ke nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkan sebagai rahmatan lil’alamin.

Dengan masuknya islam di indonesia dan terbentuknya pemerintahan-pemerintahan islam di berbagai  daerah kepulauan ini,perdagangan dengan kaum muslimin dari pusat  dunia islam menjadi semakin erat.orang arab bermigrasi ke nusantara juga semakin banyak.namun setelah bangsa bangsa nasrani eropa berdatangan dengan rakusnya menguasai daerah demi daerah nusantara hubungan dengan pusat dunia islam seakan-akan terputus,terutama di abad ke 17-18 M.penyebabnya selain karna masyarakat disibukka n oleh perlawanan menentang koloni,juga karna adanya perjanjian-perjanjian antara koloni dengan masyarakat (yang daerahnya telah dikuasai koloni) yang salah satu isinya tidak memperbolehkan masyarakat berhubungan dengan dunia luar kecuali dengan mereka.keinginan kaum kolonialis untuk menjauhkan umat islam nusantara dengan akarnya dilihat juga dari kebijakan mereka yang mempersulit pembauran antara orang-orang arab dengan pribumi.

 

B.PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA

 

``   Seiring dengan masuknya islam diindonesia maka dimulailah sejarah perkembangan islam di wilayah ini.

Dengan kata lain,masuknya isalm di indonesia adalah sekaligus merupakan proses perkembangan islam itu sendiri.

1.Babak Pertama,Abad 7 Masehi(abad 1 Hijriah)

      Pada abad ini,islam sudah sampai kenusantara melalui jalur perdagangan dengan kyai dari jazirah

arab.sejak awal islam tidak pernah membeda-bedakan fungsi seseorang untuk berperan sebagai

juru dakwah.sampainya dakwah di indonesia melalui para pedagang sambil membawa

dagangannya juga membawa akhlak islami sekaligus memperkenalkan nilai-nilai islami.

Begitulah islam pertama-tama disebarkan di nusantara,dari komunitas-komunitas muslim didaerah pesisir berkembang menjadi kota pelabuhan dan perdagangan dan terus berkembang sampai menjadi kerajaan-kerajaan islam mulai dari aceh sampai ternatedan tidore yang merupakan pusat kerajaan islam ditimur yang wilayahnya sampai ke irian jaya.

2.Babak  Kedua,Abad ke 13 Masehi

Diabad ke 13 Masehi berdirilah kerajaan isalm di nusantara.dan penyebaran agama islam pada abad ini karena campur tangan ulama-ulama atau yang dikenal sebagai wali songo.para wali ini melakukan proses islamisasi melalui beberapa cara antara lain:

a.Perdagangan

b.Pernikahan

c.Pesantren

Lembaga pendidikan yang asli dari akar budaya indonesia dan juga adopsi dan adaptasi hasanah

Kebudayaan pra islam yang tidak keluar dari nilai-nilai islam yang dapat dimanfaatkan dalam

penyebaran islam.

d.Seni dan Budaya

Saat itu yang menjadi media tontonan masyarakat jawa khususnya adalah wayangWali songo

menggunakan media wayang sebagai dakwah dengan sebelumnya mewarnai wayang tersebut

dengan nilai nilai islam.

e.Tasawuf

Para sufi mengajarkan islam dengan cara tasawuf.Ajaran pada adsarnya mirip dengan ajaran

hindu,yaitu praktek islam yang mengedepankan kehidupan yang sederhana dna banyak

mendekatkan diri pada dang khalik.

3.Babak Ketiga,Masa Penjajahan Belanda

 

 

Pada abad ke 17 Masehi tepatnya tahun 1601 datanglah kerajaa hindia belanda ke daerah nusantara yanga awalnya hanya berdagang tetapi akhirnya menjajah.Belanda datang ke indonesia dengan kamar dagangnya VOC,setelah itu hampir semua wilayah di indonesia dijajah kecuali aceh.saat itu antar kerajaan islam dinusantara belum adanya kerja sama atau aliansi ini yang menyebabkan proses penyebaran dakwah terpotong.Tetapi  masyarakat tidak tinggal diam saja, para ulama dan santri melakukan perlawanan terhadap koloni.ulama ulama menggelorakan jihad melawan penjajah,belanda sempat kewalahan dan akhirnya menggunakan politik adu domba atau dikenal dengan  devide et impera yang memecah ulama dengan kelompok adat seperti pada perang padri dan perang diponegoro. Belanda juga mendatangkan Prof.Snouck C.H(bergelar abdul ghafar)  yang merupakan guru besar keindonesiaan di universitas hindia belanda juga pernah mempelajari islam di mekkah. Dia berpendapat agar pemerintahan belanda membiarkan umat islam hanya melakukan ibadah mahdah dan dilarang berbicara atau sampai melakukan politik praktis.

4.Babak Keempat,abad 20 Masehi

Pada abad belanda melakukan politik etis atau politik balas budi yang hanya bermanfaat bagi masyarakat indonesia yang dapat membantu mereka dalam pemerintahannya.politik ini memberikan pendidikan kepada rakyat tetapi hanya untuk golongan tertentu  khususnya umat islam golongan bangsawan(priyayi) tujuannya untuk mensosialisasikan ilmu-ilmu barat yang jauh dari alquran dan hadist.

Stratgi perlawanan pada masa ini bersifat formal dengan dibentuknya organisasi seperti sarekat islam yang merupakan organisasi pergerakan nasional pertama di indonesia tahun 1905 dan budi utomo pada 1908.sarekat islam dibawah pimpinan HOS Tjokroaminoto (yang merupakan priyayi tetapi diusir belanda karna terlalu memegang teguh islam pada usia 25 tahun) menjadi organisasi yang dikhawatirkan belanda, sampai pada pengikraran sumpah pemuda 1928 organisasi ini masih tetap memberikan perlawanan kepada belanda.

5.Babak Kelima,Pasca Kemerdekaan

Setelah indonesia merdeka,perkembangan islam dengan sendirinya mengalami pergeseran dari proses islamisasi,perjuangan fisik,hingga kemudia mengisi kemerdekaan melalui jalur dakwah kebudayaan,agama dan politik.dakwah diindonesia di kembangkan oleh institusi seperti Muhammadiyah,Nahdatul  Ulama,Persis dan lainlain.institut itu tergabung dalam MIAI(Majelis Islam ‘Ala Indonesia) yang kemudian berubah nama menjadi MASYUMI ( Majelis Syura Muslimin Indonesia).

Tetapi dalam perjalanannya usaha muhammadiyah untuk melakukan pemurnian agama islam sebagian mendapat tentangan dari NU.Ini karena beberapa praktek NU seperti tahlilan,talqin,dan mengadzani orang mati dianggap bidasarkan bid’ah(mengada-ada) oleh muhammadiyah.sampai sekarang perbedaan pendapat itu masih ada.namun demikian seiring dengan perkembagan intelektual,masing masing pihak sudah dapat menerima satu dengan lainnya.bahkan muhammadiyah dan NU menjadi cerminan islam di indonesia dan lebih banyak mewarnai perjalanan islam di indonesia di era indonesia merdeka,baik pada orde lama,orde baru hingga saat ini.kedua model keislaman sepertinya dapat diterima dengan baik oleh negara.

 

C.KARAKTERISTIK ISLAM DI INDONESIA

 

Berdasarkan cara masuknya islam di indonesia terbentuklah pola keislaman di indonesia yang memiliki keunikan tertentu,yaitu:

  1. 1.    Majemuk/plural

 

Kemajemukan merupakan ciri khas masyarakat indonesia pada umumnya.di indonesia sebagaimana diketahui terdapat enam macam agama resmi, yaitu : islam,kristen katolik,kristen protestan,budha,hindu,dan konghucu.

Seorang antropolog AS clifford Geertz membagi perilaku uat islam itu kedalam 3 kelompok :

a)      Abangan

Dalam bahasa arab aba’an yang berarti kurang taat.istilah ini dipakai untuk pemeluk islam yang tidak memperhatikan perintah-perintah ajaran islam.

b)      Santri

Berarti penganut agama islam yagn taat, bukan dimaksudkan untuk sebutan orang orang yang belajar di pesantren.

c)       Priyayi

Kelompok islam kelas elit,biasanya disebut muslim birokrat.

 

Pada umumnya umat islam di indonesia menganut faham Asy’ariyah dari segi teologi,imam syafi’i (dan termasuk imam malik,dan imam hanafi) untuk masalah fiqih,serta imam ghazali untuk masalah tasawuf.dan gabungan ajaran inilah yang menjadikan umat islam indonesia sebagai penganut ajaran islam Ahlussunah wal-jama’ah.

 

  1. Toleran

Toleransi adalah salah satu semangat dari islam di indonesia.ini terjadi lantaran percampuran budaya islam dan budaya lokal.sifat ini muncul karena bangsa indonesia disatukan dalam rumpun budaya.muslim indonesia sudah terbiasa dengan ragam budaya dan agama semenjak kedatangannya.

 

  1. 3.    Moderat

Moderat dalam hal ini dimaksudkan untuk menggambarkan kehidupan keagamaan yang berada di tengah-tengah, tidak ekstrem tidak liberal islam di indonesia merupakan islam yang melindungi kehidupan agama dan kepercayaan lain. Agama dan kepercayaan dapat hidup aman damai ditengah-tengah mayoritas umat islam,hal ini tentu saja  berbanding terbalik dengan kehidupan umat islam di negara lain yang menjadi minoritas.

 

  1. 4.    “Singkretik”

Sifat ini terjadi karena akibat alkulturasi islam dan budaya lokal.yang bermaksud campuran unsur islam dengan budaya lokalyang tidak bertentangan dengan semangat fundamental islam itu sendiri.

Contoh: peci hitam adalah tradisi orang-orang turki yang kemudian menjadi pakaian orang indonesia(umat islam).

 

D.PERAN UMAT ISLAM DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG ADIL DAN MAKMUR

 

1.Di Bidang Politik dan Ekonomi

 

 

Semenjak abad ke 16-20 uamt islam berada dibawah pimpinannya menghadapi berbagai corak tantangan kekuasaan barat dan mengadakan perlawanan bagi setiap fase penjajahan,misalnya pada:

  1. Fase persaingan dagang

Kerajaan isalm demak dan samudra pasai aceh melawan portugal dimalaka(1502);sultan khairuddin dan sultan babullah melawan portugal di ternate,sultan hasanuddin di gowa dan talo melawan VOC.

  1. Fase penetrasi dan agresi

Sultan agung(mataram) menyerbu batavia (1627-1629);sultan ageng tirtayasa dengan dukungan syekh yusuf(makassar) melawan penetrasi VOC ke belanda;kesultanan aceh melawan agresi hindia belanda(1837).

  1. Fase perluasan jajahan

Terjadi perang diponegoro(1825-1830),perang padri di sumatra barat(1821-1837);dan perang banjar oleh pangeran antasari.

  1. Fase penindasan.

Pemberontakan Para petani  yang dikenal  “gegr cilegon” yag dipimpin para ulama (1886),pemberontakan H.mustafa dan pemberontakan yang dipelopori oleh para petani.

 

Ajaran islam untuk cinta tanhan air ( hub al wathan minal iman) mendorong segenap penduduk nusantara untuk memberontak dan melawan penjajah.maka lahirlah pemimpin pemimpin islam yang demikian besar yang menentukan arah pergerakan di indonesia.seperti  Sarekat Dagang Islam di bidang ekonomi dan budi utomo dibidang pendidikan dan ekonomi.demikian juga organisasi lain seperti muhammadiyah,nahdatul ulama, dll.

 

2. Bidang agama dan sosial

 

Sebagai bangsa yang religius dan berketuhanan yang maha esa,pemerintah memiliki perhatian besar terhadap agama,terutama agama islam yang penganutnya adalah mayoritas.perhatia tersebut diwujudkan dalam kehidupan beragama antara lain:

  1. Mendirikan departemen agama pada 3 januari 1946,suatu departemen yang merealisasikan sila pertama dari pancasila,dan sekaligus ciri khas islam di nusantara.
  2. Menetapkan undang-undang no.1 tahun 1974 tentang perkawinan
  3. Menyelenggarakan pengurusan ibadah haji dari tanah air.
  4. Membentuk majelis ulama indonesia(MUI) pada tahun 1975 dengan struktur organisasi menyebar sampai pelosok desa.
  5. Melembagakan musabaqah tilawatil qur’an (MTQ) secara nasional dari tingakt desa sampai pusat.mendirikan dan meresmikan masjid yang sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah/negara,membentuk badan amil zakat dsb.
  6. Ikut membina kerukunan antar umat beragama baik secara intern,antar umat beragama,maupun dengan pemerintah,dan
  7. Memberlakukan secara yuridis dan formal sebagian hukum islam,yaitu menyelenggarakan peradilan islam di indonesia dengan undang-undang pada tahun 1980 dan memberlakukan syari’at islam seperti di Naggroe aceh darussalam (NAD).

 

3.Bidang pendidikan dan kebudayaan

 

 

 

 

Sejak islamisasi dinegeri ini telah berkembang lembaga-lembaga pendidikan,khususnya pesantren dan surau yang telah menjadi benteng islam yang demikian kuat dan berpengaruh.kemudian menyusulsistem madrasah yang merupakan pembaruan dalam sistem islam tanpa menghilangkan sistem pesantrennya.pemerintah telah mendirikan sekolah sekolah islam(madrasah) dari tingkat  dasar,menengah,atas,dan perguruan tinggi,dan disamping itu pendidiakn agama islam menjadi satu mata pelajaran penting di semua tingaktan sekolah baik umum maupun madrasah baik negeri maupun swasta.

 

Dalam bidang kebudayaan islam juga mempunyai peranan penting,antara lain:

  1. Arsitektur ,khususnya banguann masjid.
  2. Hidup rohani,paham sufiani atau mistik yagn berkembang pada hidup rohani orang indonesia sejak masuknya islam seperti kadiriah,khalwatiyah,naksyabandiah,dll
  3. Hari-hari besar islam,perayaanya dilaksanakan baik oleh  negara maupun masyarakat dari tingakt pusat maupun desa,seperti peringatan maulid nabi,isra’ mi’raj,nuzulul quran,idul fitri dan idul adha.
  4. Seni  kaligrafi,yang berkembang sebagai dekorasi,catatan sejarah dan simbol simbol keislaman diseluruh lapisan masyarakat nusantara.
  5. Bahasa indonesia,yang menyerap sebagian bahasa Al-quran(arab) ke dalam bahasa melayu menjadi bahasa nasional indonesia sehingga bahasa arab terabadikan dalam bahasa indonesia seperti rakyat(ra’iyyah),musyawarah,shalat,zakat,selamat(salamah) dsb.

 

4.Bidang ilmu pengetahuan dan teknologi

 

 

 

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dilihat dari beberapa sisi antara lain:

Perjuangan umat islam oleh apra ulama dan masyarakat tidak pernah berhenti sejak lahirnya kemerdekaan.ada 2 cara yang dilakukan oleh para ulama dalam menumbuhkembangkan ajarannya yaitu sebagai berikut:

  1. Membentuk kader-kader ulama yang akan bertugas sebagai mubalig.cara ini dilakukan di dalam lembaga pendidikan islam seperti  pesantren di jawa,dayah di aceh dan surau di minangkabau.
  2. Melalui karya tulis yang tersebar dan dibaca kaum muslim di nsuantara.karya itu mencerminkan perkembangan ilmu pengetahuan,baik berupa pemikiran dan ilmu ilmu agama di indonesia.

 

Seorang ulama syekh Muhammad Naquib Alattas menyatakan bahwa pada abad ke 16-17 banyak bermunculan tulisan dan cendikiawan muslim di indonesia yang berupa sastra,filsafat,metafisika dan geologi.bahkan tidak terdapat bandingannya pada zaman itu di asia tenggara.seiring itu pula pemikiran islam di pusat dunia islam telah mapan.oleh karena itu,dunia pemikiran yang berkembang di indonesia mempunyai akar apda tradidi pemikiran yang telah berkembang di pusat dunia islam tersebut.ilmuan ilmuan muslim antara lain:

  1. Hamzah Fansuri dari sumatera utara dengan karyanya yang berjudul Asrarul Arifin fi bayan ial sulukwat tauhid,yaitu suatu uraian singkat tentang sifat sifat dan inti ilmu kalam menurut ideologi islam.
  2. Syamsuddin As Sumaterani dengan karyanya yang berjudul Mir’atul Mu’min atau cermin orang beriman di tahun 1601 bukunya berisi tanya jawab tentang ilmu kalam.
  3. Nuruddin Ar Raniri yang berasal dari india dan merupakan keturunan arab quraisy hadramaut yang tiba di aceh pada 1637 M.karya-karyanya meliputi ilmu fiqih, hadis, akidah,sejarah dan tasawuf,seperti  As shirat al mustaqim(bidang hukum),Bustan Assalatin (bidang sejarah),dan tibyan fii ma’rifat(bidang tasawuf).
  4. Abdul Muhyi dengan karyanya martabat kang pitu (martabat yang tujuh).
  5. Sunan bonang dengan karyanya suluk wujil yang mengandung ajaran tasawuf.
  6. Syekh Nawawi dari banten yang menulis 26 buah buku diantaranya yang terkenal adalah kitab Sabitul Muhtadil(bidang fiqih)
  7. Syekh Ahmad Khatib (minangkabau) 1860-1916 M.tulisannya yang terkenal adalah Izharul kazibin fii tasyabuhi bis sadiqin(bidang tarikat). Dll

 

E.ISLAM DAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

 

 

 

Akhir-akhir ini muncul kekhawatiran di tengah uamt islamkhususnya dan bangs aindonesia pada umumnya,mulai pudarnya nilai pancasila ditengah-tengah generasi muda,ini dapat dilihat dari munculnya radikalisme di masyarakat,dan ide pendirian negara islam indonesia,dll.

Sejak tuntuhnya orde baru tahun 1998 dan ditandai dengan era reformasi yang memberikan kebebasan kepada warga, sekelompok aliran islam indonesia yang bersifat radikal mulai mencuatkan aksinya lagi untuk mengganti ideologi negara dari pancasila ke negara islam dengan segala varian,karna runtuhnya orde baru juga dibarengi dengan meluasnya krisis di segala bidang terutama ekonomi, sehingga pancasila dianggap tidak lagi mampu memberikan arah yang jauh lebih baik kedepannya bagi bangsa indonesia.upaya tersebut sudah mulai terasa baik secara sembunyi maupun terang-terangan hal ini sebenarnya telah dan akan menggorong sendi yang paling fundamental yaitu 4 pilar bangsa indonesia( pancasila,UUD’45,NKRI,dan bhinneka tunggal ika).

Sebelum kemerdekaan RI para petinggi negara ini juga telah membahas arah negara indonesia itu sendiri,ada 2 aliran yang muncul yakni golongan islamis dan golongan nasionalis, golongan islamis ingin menjadikan indonesia sebagai negara islam tetapi ditentang golongan nasionalis yagn menginginkan urusan negara dan agama agar dipisah,alasannya karna para pejuang juga ada yang berasal dari non-muslim sehingga jika didirikan negara islam maka ini akan tidak adil  memposisika penganut agama non muslim sebagai warna negara kelas dua.

Perbedaan Ini  juga terjadi pada sial pertama dasar negara Pancasila yang telah ditetapkan sesuai sidang pada 22 juni 1945,yang mendeklarasikan piagam jakarta, isi sila kesatu nya berbunyi: ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat islambagi para pemeluknya, hal ini diprotes kaum nasionalis seperti Latuharhay,hussein djajadiningrat,dl.dan pada sidang 18 agustus 1945, seorang tokoh kristen dari sulawesi utara AA Mawamis kembali memprotes isi sila yang pertama tersebut, saat itu pemimpin sidang M.Hatta dibantu  oleh tokoh islam yang menonjol M.Hasan dan Kasman singodimedjo menghapus 7 kata itu dan menggantinya dengan “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

 

Perjalanan sejarah telah membuktikan bahwa proses untuk memutuskan pancasila sebagai dasar negara bukan main sulit perjuangannya.hal itu juga menunjukkan betapa para founding fathers kita telah berkorban dan secara bijaksana mencari titik temu (kalimatun sawa) tentang ideologi yang disepakati bersama. Sebagai eklektisitas negara sekuler dan negara islam.,pancasila tidak hanya menonjolkan spirit demokras dan Hak Asasi Manusia (HAM) yang memberi ruang kepada kebebasan individu dan menarik peran negara untuk mengaturnya,tetapi juga meletakkan bingaki ketuhanan yang maha esa,yang sesuai prinsip ke-tauhidan dalam islam dan kemanusiaan yang bermartabat dan berkeadilan,serta keadilan sosial bagi seluruh masyarakat indonesia.

Dan tentu saja nilai-nilai dasar pancasila yang seperti diatas tidak bertentangan dan dibenarkan ajaran islam yang rahmatan lil alamin( rahmat seluruh alam)  dan bukan rahmatan lil muslimin ( rahmat bagi kaum muslim) yng ekslusif. Islam di indonesia pada umumnya berada di jalan tengah ( mutawassith),tidak mendukung radikalisme dan liberalisme.

Islam inilah yang sering digambarkan sebagai islam moderat,islam yang insyaallah menjadi harapan dan cita-cita semua bangsa indonesia.

 

F.HIKMAH PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA

 

 

 

Pertumbuhan komunitas islam yang bermula dari kehadiran para pedagang gujarat dan arab yang diiringi dengan keramahan dan perilaku dagang yang baik,memberikan kesan positif dan menyebarkan ajaran islam dapat diterima serta tumbuh subur dalam masyarakat di indonesia.

Banyak manfaat yang dapat kita ambil dari hal tersebut antara lain:

  • Kehadiran pedagang islam dari luar indonesia yang telah berdakwah menyiarkan agama islam

dibumi nusantara memberikan nuansa baru bagi perkembangan pemahaman suatu kepercayaan

yang sudah ada di nusantara ini. Keyakinan kepada tuhan yang maha esa berkembang dan  tatanan

kehidupan menjadi lebih baik pula.

  • · Hasil karya para ulama berupa karangan buku sangat berharga untuk dijadikan sumber

pengetahuan

  • · Meneladani kesuksesan mereka dalam berkarya dan membuat masyarakat islam gemar membaca

dan mempelajari al-quran.

  • · Memperkaya dalam bentuk arsitektur bangunan seperti masjid.
  • · Mengajarkan tentang islam harus dengan keramahan dan bijaksana serta konsisten.
  • · Memanfaatkan peninggalan sejarah baik berupa makam,masjid dan peninggalan lainnya.

 

Ada beberapa perilaku cerminan penghayatan terhadap manfaat yang dapat diambil dari sejarah perkembangan islam,antara lain sebagai berikut:

  1. Berusaha untuk tetap menjaga persatuan dan kerukunan antar umat beragama serta saling hormat=menghormati dan tolong menolong.
  2. Menyikapi kejadian masa lalu dengan sikap sabar dan tetap meyakini setiap kejadian ada hikmahnya.
  3. Moral yang terdapat dalam karya-karya para ulama diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Mengambil pelajaran dari sejarah untuk membangun masa depan berdasarkan pijakan positif.
  5. Senantiasa bersikap ramah dan berniat baik penuh persahabatan,khususnya dalam kerja sama dan menghindari sifat tamak,ingin menguasai ,serta memaksakan kehendak.
  6. Mengikuti seruan para ulama untuk senantiasa menyembah allah SWT dan melaksanakan perintah-NYA da menjauhi segala larangan-NYA.
  7. Kita harus melakukan perbuatan yang bermanfaat atau tidak merugikan orang lain karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bag sesama manusia.
  8. Warisan para ulama adalah gemar membaca,mempelajari,da memahami serta melaksanakan al-quran,melestarikan,memelihara dan merawat tempat ibadah seperti  masjid dan senantiasa memakmurkannya di tempatnya masing masing.

Tentang rebifirmansyah

Simple person, wanna be interest man. allah SWT will guide us every day.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s